IKLAN ONLINE

 1.1 Merancang Iklan Online

a. Konsep Iklan Online

Iklan online adalah metode periklanan dengan menggunakan media internet dan layanannya, misalkan web (world wide web) dengan tujuan menyampaikan pesan pemasaran (promosi) agar pelanggan tertarik dan membeli produk yang di tawarkan. Definisi iklan online adalah strategi pemasaran yang melibatkan penggunaan Internet sebagai medium untuk meraih trafik atau kunjungan ke situs serta menargetkan dan menyampaikan pesan pemasaran ke pelanggan yang tepat.


b. Jenis-jenis Iklan Online 


1. Direct Advertising

Direct advertising adalah iklan online dimana pemasangan iklan dan pemilik media berhungan langsung dan menandatangi kontrak untuk menampilkan iklan. Media yang biasanya menjadi iklan njenis ini adalah website atau blog yang memunyai layanan iklan dengan traffic rank yang cukup tinngi. Blog tersebut bisa di percaya penyedia jasa iklan dan cukup populer di kalangan pengunjung. Iklan ini biasanya berupa benner atau gambar dan tulisan.

2. Self-Service Advertising

Jenis iklan online pertama adalah self-service advertising. Seperti namanya, jenis iklan online ini penggunaannya bisa bebas disesuaikan dengan kehendak pengiklan.

3. Ad Networks

Ad Networds adalah sebuah jaringan yang menghunungkan antara pemasang iklan dengan pemilik situs web. Bisanya menargetkan iklan-iklan yang tidak mempunyai target konsumen khusus. Pemasang iklan jenis ini biasanya mengincar sebanyak mungkin orang yang melihat iklan dengan biaya minim. Contoh iklan ini adalah Value Clik Media dan Tribal Fusion.

4. Contextual Advertising

Kontextual advertising adalah jenis iklan yang ditargetkan pada konten tidak secara acak, namun dapat di pilih oleh sistem secara otomatis sesuai dengan konten yang relevan dari iklan tersebut. Contoh iklan Kontextual advertising adalah Google Adsen dan Yahoo Publisher Network.

5. Twitter Advertising

Twitter advertising adalah jenis iklan yang berfungsi sebagai tweet dari pemasangan iklan yaitu iklan berbasis keyword yang pendek. Akan di distribusikan kepada kosumen yang membaca konten sesuai dengan keyword yang di pilih. Iklan jenis ini misalnya magpie dan twittad.

6. In Text Advertising

Sistem in text advertising secara otomatis menghubungkan kata tertentu dalam website dengan konten iklan yang berhubungan. Contoh in text advertising adalah kontera dan vibrant in text ad.

7. Ad Network Optimization

Ad Network Optimization mengevaluasi dan memilih iklan yang membayar terbanyak untuk menampilkan dalam halaman web dengan mengavaluasi semua pilihan serta ukuran iklan yang baik. Contoh iklan ini adalah Pubmatic dan Yeildbuild.

8. Rep Ad Agencies

Rep Ad Agencies adalah agen iklan yang mewakili blog-blog dan situs web tertentu memediasi penjualan meraka untuk berkampanye besar. Iklan jenis ini misalnya federated media dan tribal fusion.

9. Sosial Advertising

Sosial advertising adalah iklan tradisional, format iklan ini memanfaatkan dinamika pengaruh social misalnya peer groub, word of mouth, viral marketing dan merekomendasikan langsung dari teman ke teman. Iklan jenis ini misalnya iklan facebook, video lag dan meebo.

10. Video Advertising

Video advertsising adalah iklan dalam bentuk video. Target pasar iklan ini adalah para konten video. Ada beberapa format yang tersedia termasuk iklan dinamis bisa tampil sebelum atau sesudah. Iklan jenis ini adalah voxant dan adsen for video.

11. RSS Advertising

RSS advertising adalah tampilan iklan dalam RSS Feed yang bisa di sesuaikan dengan konten RSS Feed tersebut atau secara manual ditargetkan pad kebutuhan promosi tertentu. Contoh iklan ini adalah pheedo Feedvertising.

12. Sponsorship

Sponsorship adalah bentuk bantuan dana atau bisa juga bentuk dana atau jasa sebagai ganti promosi terhadap suatu merek/ sponsorship online strategi alternative yang banyak di gunakan dan dianggap lebih efektif dari pamasangan iklan online dalam bentuk benner.


c. Membuat Iklan Online 


1. Mengenal Produk yang Ingin Diiklankan

Dalam membuat sebuah produk, pebisnis tidak bisa asal dan tidak mengenal keunggulan dari produk yang dihasilkan. Kenali produk pebisnis dan cari tau apa kelebihan yang dimiliki, jika dibandingkan dengan produk lain yang memiliki tujuan dan manfaat hampir sama. Pebisnis bisa menganalisisnya dengan analisis SWOT, yaitu Strength, Weakness, Opportunities dan Threats. Dengan menganalisisnya, maka pebisnis akan mengetahui atas dasar apa produk Anda lebih pantas dipilih oleh para konsumen, dibandingkan produk lain.


2. Menentukan Tujuan dari Membuat Iklan

Cara membuat iklan online selanjutnya adalah, menentukan tujuan dari pembuatan iklan. Pebisnis perlu tau apa tujuan sebenarnya dari pembuatan online ads, mungkin Anda ingin meningkatkan traffic website, meningkatkan penjualan, atau meningkatkan brand awareness.


3. Ketahui Pesaing dan Target Pasar

Hal tidak kalah penting untuk diingat adalah, pebisnis harus mengetahui pesaing dan target pasar. Untuk mengalahkan pesaing, tentunya Anda harus mengerti kelebihan dari produk yang dimiliki pesaing, perubahan pasar, serta posisi produk pebisnis di dalam pasar. Pebisnis juga harus mengenal target pasar seperti apa, kira-kira konsumen seperti apa yang sesuai dengan kriteria target dan bisa menggunakan produk anda.


4. Memilih Saluran Media yang Digunakan

Cara membuat iklan online selanjutnya adalah, menentukan saluran media untuk digunakan dalam menyiarkan iklan online. Setiap media memiliki desainnya tersendiri, dan pebisnis perlu mengetahui media seperti apa cocok bagi produk anda. Ada beberapa saluran media bisa pebisnis digunakan, seperti paid search, paid social, remarketing, video marketing, email marketing dan lainnya.

1.2  Menganalisis endistribusian Iklan Online 

Website menjadi komponen penting dalam mendistribusikan iklan online, dalam sebuah website terdapat alat untuk menempatkan iklan secara efektif. Mendistribusikan iklan online pada website secara efektif akan meningkatkan promosi bisnis anda. Selain itu, pendistribusian iklan online juga dapat dilakukan pada media sosial, search engine, forum, dan blog. Menurut internetworldstats.com, pengguna internet di seluruh dunia saat ini mencapai 3,631,124,813 orang. Jangkauan yang luas menjadikan internet sebagai media promosi efektif.

a. Cara Pembayaran Iklan Online

  1. Pay Per Impression
  2. Pay Per Click
  3. Pay Per Action
  4. Pay Per Sale
  5. Pay Per Lead
  6. Pay Per Download
  7. Pay Per Play
  8. Pay Per Read
  9. Cost Per Interaction
  10. Flat Rate atau Sponsorships

1.3 Pendistribusian Iklan Online 

a. Cara Pendistribusian Iklan Online

Potensi besar pengguna internet marketing di dunia menjadikan pendistribusian iklan online menjadi modal utama dalam membuat sebuah iklan dapat disaksikan dan mendapatkan respon dari pengguna internet. Beberapa perusahaan melakukan pendistribusian iklan online secara bersamaan agar sebuah iklan online dapat memenuhi tujuan pemasaran dan meningkatkan penjualan.


Selain itu, iklan online yang tidak didistribusikan dengan perencanaan yang baik akan menyebabkan sebuah perusahaan akan merugi lantaran biaya yang tidak terkontrol. Kedua aspek yaitu baik secara bersamaan dan mengontrol pengeluaran iklan online menjadi perpaduan yang sangat diperlukan. Sebagai contoh terdapat perusahaan yang membayar ratusan juta agar iklan nya dapat muncul pada pencarian pertama google (search engine) lalu seiring berjalannya waktu perusahaan melakukan langkah-langkah periklanan yang lebih efisien. Hingga mendapatkan formulasi periklanan online yang baik. Sehingga biaya yang dikeluarkan tidak membengkak seperti sebelumnya, hanya butuh pengeluaran yang tidak sampai puluhan juta namun efektifitas sama, dan keuntungan perusahaan tetap berlipat.

b. Website Penyedia Iklan Online 

  1. OLX
  2. Kaskus FJB
  3. Jualo
  4. Tokopedia
  5. Bukalapak
Sumber 

spenmo.blogger.com

pelajarindo.com

https://masjatim2014.wordpress.com/about/

https://dlapakolshop.wordpress.com/2020/08/27/distribusi-iklan-online/

Kelompok Bab 2

Ananda Resti Nafisa

Asma'ul Khusna

Devi

Dhinda Libna N.

Diah Novitasari







Komentar